Tata Tertib Sekolah

  • YAYASAN KRISTEN MERCUSUAR KUPANG

      SMA KRISTEN MERCUSUAR KUPANG

       STATUS : TERAKREDITASI “A” NSS :  302246003020, NPSN : 50305118

        Jl. E. R. Herewilla No. 52 Naikoten II Kupang Telp. (0380) 830882, Fax. 830882

     

     

     

    TATA TERTIB SISWA

    SMA KRISTEN MERCUSUAR KUPANG

    TAHUN AJARAN 2016/2017

     

    1. TERTIB WAKTU
      1. Siswa wajib datang ke sekolah tepat waktu dan hadir (15 menit sebelum apel pagi) tepat pukul 06.45
      2. Apel pagi tepat jam 07.00
      3. Siswa wajib mengikuti kegiatan belajar mengajar :
    • Senin sampai Jumat          : 07.30-14.30
    • Sabtu                                : 09.00 - selesai (life skill, pengembangan bakat dan minat, dan program enterpreneur untuk kelas 10)
      1. Siswa wajib datang ke sekolah tepat pada waktunya. Apabila hadir lewat dari pukul 07.00, maka dikategorikan sebagai siswa terlambat.
      2. Ibadah pagi dilaksanakan didalam kelas masing-masing pada pukul 07.15 – 07.30 bersama guru mata pelajaran pertama.
      3. Osis dilibatkan dalam apel pagi secara terjadwal (diatur oleh pengurus osis).

     

    SANKSI

    Siswa yang melanggar tata tertib di atas, akan dikenakan sanksi sebagai berikut :

    1. Terlambat 1 kali:
    • Siswa dicatat namanya dalam buku piket.
    • Siswa membersihkan halaman sekolah, tembok, wc dan pel lantai (kelas dan ruang guru/ruang kepala sekolah).
    1. Terlambat 2 kali:
    • Siswa dicatat namanya dalam buku piket
    • Siswa membersihkan halaman sekolah, tembok, wc dan pel lantai (kelas dan ruang guru/ruang kepala sekolah).
    • Orang tua siswa bersangkutan diberitahu secara lisan oleh wali kelas. Setelah itu baru siswa diperkenankan untuk mengikuti pelajaran di hari tersebut.
    1. Terlambat 3 kali:
    • Siswa dicatat namanya dalam buku piket
    • Siswa membersihkan halaman sekolah, tembok, wc dan pel lantai (kelas dan ruang guru/ruang kepala sekolah).
    • Orang tua siswa yang bersangkutan dipanggil secara tertulis untuk bersama dengan siswa membuat surat pernyataan.
    • Siswa diperkenankan untuk mengikuti pelajaran pada hari tersebut.
    1. Terlambat 4 kali:
    • Orang tua siswa yang bersangkutan diberi tahu bahwa siswa tersebut diskorsing dan dipulangkan (*
    • Siswa diskorsing 3 hari dengan surat skorsing yang dibuat oleh pihak sekolah. (*
    • Siswa yang sudah diskorsing dan mengulangi keterlambatannya maka sanksinya kembali ke poin 1.
    • Siswa yang sudah dua kali diskorsing akan dikeluarkan dari sekolah.

     

    1. SAKIT
    • Siswa yang sakit wajib memberitahukan kepada pihak sekolah dan wali kelas.
    • Siswa yang sakit selama tiga (3) hari wajib memasukkan surat keterangan dokter.
    • Siswa yang sakit secara berkala, orang tuanya wajib memberitahukan kepada pihak sekolah melalui wali kelas.

     

    SANKSI:

    • Jika siswa tidak memberitahukan ke pihak sekolah maka siswa tersebut dinyatakan alpa
    • Jika siswa tidak memasukkan surat keterangan dokter maka pihak sekolah akan mengirim surat panggilan kepada orang tua/wali setelah tiga hari.
    • Jika ada siswa yang ketahuan berpura-pura sakit maka siswa tersebut dianggap alpa dan dilakukan pemanggilan kepada orang tua/wali.

     

    1. IJIN
      • Siswa yang boleh mendapatkan ijin adalah  siswa yang benar-benar memiliki urusan yang sangat penting (kedukaan dalam keluarga, kegiatan akademik di luar sekolah, sholat Jumat untuk yang muslim) atau dalam keadaan sakit dengan ketentuan melalui surat ke wali kelas atau telepon ke sekolah, tidak diperbolehkan melalui teman atau lewat sms.
      • Lama waktu ijin yang diberikan disesuaikan dengan jenis kebutuhan dan urusan/keperluan siswa yang bersangkutan.
      • Siwa yang sudah berada di lingkungan sekolah dan ijin keluar untuk urusan sangat penting harus membawa surat ijin yang di tanda tangani oleh piket dan wali kelas.
      • Permintaan ijin yang tidak dapat dipenuhi adalah antara lain ijin mengambil buku, tugas, dll karena tidak termasuk urusan sangat penting.

    SANKSI:

    • Jika siswa tidak memberitahukan kepada pihak sekolah maka siswa tersebut dinyatakan alpa.
    • Jika siswa meninggalkan sekolah melebihi batas waktu ijin yang diberikan oleh pihak sekolah maka siswa tersebut dinyatakan alpa.

     

    1. ALPA
    • Siswa dinyatakan alpa jika tidak masuk sekolah tanpa pemberitahuan kepada pihak sekolah .

    SANKSI:

    • Siswa yang alpa satu kali diberikan peringatan lisan dan pemberitahuan lisan kepada orang tua
    • Siswa yang alpa dua kali diberi peringatan tertulis
    • Siswa yang alpa tiga kali orang tuanya akan dipanggil untuk memberi penjelasan dan membuat surat pernyataan.
    • Siswa yang alpa empat kali akan diskorsing sesuai dengan jumah hari alpa.
    • Siswa yang sudah diskorsing dan mengulangi alpanya maka sanksinya kembali ke poin 1.
    • Siswa yang sudah dua kali diskorsing akan dikeluarkan dari sekolah.

     

    1. BOLOS
    • Siswa dinyatakan bolos jika meninggalkan sekolah pada saat jam KBM tanpa ijin.

    SANKSI

    • Siswa yang bolos satu kali diberikan peringatan tertulis dan pemberitahuan kepada orang tua oleh wali kelas secara lisan.
    • Siswa yang bolos dua kali orang tuanya dipanggil untuk membuat surat pernyataan.
    • Siswa yang bolos tiga kali diskorsing sesuai dengan jumlah hari bolos. (*
    • Siswa yang sudah diskorsing dan mengulangi bolosnya maka sanksinya kembali ke poin 1.
    • Siswa yang sudah dua kali diskorsing akan dikeluarkan dari sekolah.

     

    1. TERTIB BERPAKAIAN
      1. Pada hari Senin dan Rabu siswa diwajibkan mengenakan seragam nasional Sekolah Menengah Atas, yaitu :
    • Atasan putih
    • Bawahan abu-abu
    • Atribut sekolah lengkap dan sesuai (Lokasi papan nama sekolah,papan nama siswa, lambang osis, ikat pinggang hitam, dasi abu-abu, sepatu putih atau hitam dan kaus kaki yang bersih dan rapi).
    • Siswa wajib memakai papan nama yang disiapkan oleh OSIS

     

     

    1. Pada Selasa dan kamis siswa diwajibkan mengenakan seragam yayasan lengkap dengan atributnya.
    • Selasa       : seragam kotak-kotak (yayasan 1)
    • Kamis       : seragam biru muda-biru tua (yayasan 2)
      1. Pada hari Jumat siswa diwajibkan mengenakan pakaian olahraga
    • Atasan      : kaos olahraga SMA Kristen Mercusuar
    • Bawahan  : celana panjang (jeans) bebas, rapi dan sopan. Bukan celana pendek olahraga.
      1. Pada jam olah raga siswa diwajibkan mengenakan kostum olahraga SMA Kristen Mercusuar.
      2. Pada saat kegiatan ekstra kurikuler, siswa  wajib berpakaian bebas rapi, dan bersepatu
      3. Siswa wajib menggunakan seragam yang sesuai dengan standar sekolah
    • Baju yang tidak terlalu kecil dan tidak terlalu besar (standar yayasan)
    • Untuk perempuan, panjang rok 3cm di bawah lutut
    • Untuk laki-laki, lebar kaki celana minimal 20cm, maksimal 26cm
    • Akan diadakan razia secara berkala
      1. Selama berada di lingkungan sekolah siswa wajib berpakaian rapi sesuai dengan ketentuan yang berlaku (baju disisip di dalam rok/celana kecuali baju seragam yayasan merah kotak-kotak dan baju olahraga pada hari Jumat)
      2. Siswa wajib memakai ikat pinggang berwarna hitam polos dengan ukuran kepala ikat pinggang hitam.
      3. Siswa wajib memakai sepatu yang berwarna hitam atau putih pada hari Senin-Kamis. Sedangkan pada hari Jumat warna sepatu bebas.

     

    SANKSI

    Apabila siswa melanggar tata tertib di atas maka akan dikenakan sanksi sebagai berikut :

    1. Siswa yang berpakaian tidak sesuai dengan ketetapan jadwal berpakaian, tidak diperbolehkan berada di lingkungan sekolah (dipulangkan)
    2. Siswa yang menggunakan seragam yang tidak sesuai dengan ukuran standar :
    • 1x Siswa dicatat namanya dalam buku rekaman kasus
    • 2x Siswa diberi surat teguran untuk disampaikan kepada orang tua dari siswa yang bersangkutan.
    • 3x siswa membuat surat pernyataan setelah itu dipulangkan dan diinformasikan ke orang tua
    • 4x siswa diskorsing (*

     

    1. TERTIB RAMBUT

    Siswa diwajibkan menata rambutnya sesuai dengan ketentuan berikut :

    1. Putra : rambut pendek, tidak menutupi telinga dan kerah baju (maksimal 2 cm)
    2. Putri : yang berambut pendek, poni tidak menutupi mata dan ditata dengan rapi. Sedangkan yang berambut panjang yang melebihi bahu, diikat atau dijalin dengan rapi
    3. Baik putra maupun putri tidak diperbolehkan mewarnai rambut
    4. Bagi siswa yang sedang terikat kontrak kerja dengan pihak lain yang mempersyaratkan warna rambut yang tidak sesuai dengan aturan sekolah wajib melaporkan kepada pihak sekolah sebelum menandatangani kontrak dan wajib memasukan kopian kontrak ke sekolah.
    5. Siswa tidak diperbolehkan mengukir rambut.

     

    SANKSI

    Apabila ada siswa yang melanggar tata tertib di atas maka dikenakan sanksi sebagai berikut :

    1. Siswa yang 1 kali kedapatan menata rambutnya  tidak sesuai dengan ketentuan di atas, maka :
    • Siswa dicatat namanya dalam buku rekaman kasus
    • Siswa diberi peringatan lisan dan diperbolehkan masuk ke kelas
    1. Siswa yang 2 kali kedapatan menata rambutnya  tidak sesuai dengan ketentuan di atas, maka :
    • Siswa dicatat namanya dalam buku rekaman kasus
    • Siswa (putra) yang rambutnya lebih panjang dari ukuran di atas akan digunting langsung di tempat oleh guru piket atau wali kelas
    • Siswa yang mengukir rambut, rambutnya dikikis sampai botak.
    • Siswa yang mewarnai rambut tanpa ada kontrak kerja dengan pihak lain, pemanggilan orang tuanya dan menandatangani surat pernyataan.

        

    1. TERTIB BERBICARA
      1. Siswa wajib berbicara dengan sopan selama berada di lingkungan sekolah
      2. Siswa dilarang menggunakan kata-kata ejekan, makian, penghinaan terhadap guru dan warga sekolah dan tamu lainnya.
      3. Siswa wajib bersikap sopan dan tidak membangkang terhadap guru dan karyawan.
      4. Siswa wajib menghargai dan memberi kesempatan kepada siswa lain atau guru yang sedang berbicara/ siswa dilarang memotong pembicaraan orang lain/ membuat keributan saat orang lain sedang berbicara kecuali dalam suasana debat.

     

    SANKSI

    Apabila ada siswa yang kedapatan melanggar tata tertib di atas maka akan dikenakan sanksi sebagai berikut :

    1. Apabila kedapatan 1 kali, siswa di beri teguran dan pembinaan oleh guru wali kelas, dan atau guru agama, dan atau guru BK.
    2. Apabila kedapatan 2 kali, orang tua dari siswa bersangkutan dipanggil ke sekolah untuk membuat pernyataan.
    3. Apabila kedapatan 3 kali, siswa diskorsing untuk dibina oleh orang tua dan kembali ke sekolah bersama orang tua untuk membuat pernyataan. Dan jika terulang kembali, siswa tersebut dikeluarkan dari SMA Kristen Mercusuar
    4. Siswa yang kedapatan mengeluarkan makian terhadap guru, siswa tersebut langsung dikeluarkan.

     

    1. TERTIB PENGGUNAAN HP, IPAD DAN LAPTOP
      1. Siswa diperkenankan membawa HP kesekolah terutama HP yang bisa mengakses internet untuk kepentingan pembelajaran dikelas.
      2. Siswa dilarang mengaktifkan HP, IPAD dan LAPTOP selama proses KBM berlangsung.
      3. Siswa dapat mengaktifkan HP, IPAD dan LAPTOP selama proses KBM jika diperkenankan oleh guru untuk mencari (browsing internet) materi yang berkaitan dengan pokok bahasan.

     

    SANKSI

    Bagi siswa yang melanggar ketentuan nomor 1 dikenakan sanksi berupa teguran oleh guru, penyitaan dan pemanggilan orang tua.

     

    1. KEWAJIBAN LAIN
      1. Siswa wajib membawa buku berisi pelajaran dan bukannya buku yang tidak ada hubungannya dengan pelajaran.
      2. Siswa wajib membawa laptop/notebook ke sekolah untuk menyimpan dan mengakses file materi pelajaran.
      3. Siswa wajib memberitahukan dan meminta ijin kepada kepala sekolah melalui guru piket apabila akan meninggalkan sekolah pada jam KBM.
      4. Siswa wajib memberitahukan kepada guru ekstra kurikuler/praktek/bina prestasi apabila tidak mengikuti kegiatan tersebut.
      5. Siswa wajib bersikap sopan terhadap kepala sekolah, bapak/ibu guru, semua karyawan sekolah, tamu sekolah dan sesama teman siswa.
      6. Siswa wajib menjaga kebersihan kelas dan lingkungan sekolah.
      7. Siswa wajib menjaga dan menjunjung tinggi nama baik sekolah (bertutur kata dan berperilaku) di mana saja, terlebih saat masih berseragam sekolah.
      8. Siswa wajib mengikuti ibadah setiap hari sesuai dengan jadwal.
      9. Siswa wajib memarkirkan kendaraannya (roda 2) di tempat parkir sekolah, bukan  rumah teman dan wajib menggunakan helm standar pada saat datang dan pulang sekolah.
      10. Siswa yang membawa barang berharga (laptop, ipad, HP, uang, dll) wajib menjaga dengan baik agar tidak hilang. Kehilangan barang-barang berharga tersebut di lingkungan sekolah tidak menjadi tanggung jawab sekolah.

     

     

     

     

     

    SANKSI

    1. Teguran bagi siswa yang membawa buku pelajaran yang tidak sesuai dengan roster dan bagi siswa yang membawa buku yang lain selain buku pelajaran dan kali kedua dan seterusnya dikeluarkan dari kelas sampai siswa tersebut membawa buku dalam batas waktu 30 menit sejak dikeluarkan dari dalam kelas. Jika lewat dari batas waktu tersebut, siswa tersebut dianggap alpa pada jam pelajaran yang bersangkutan.
    2. Teguran oleh guru ekstra kurikuler/praktek/bina prestasi bagi siswa yang tidak mengikuti kegiatan tersebut tanpa informasi.
    3. Teguran dan tindakan langsung dari guru/petugas piket bagi siswa yang tidak menjaga kebersihan
    4. Teguran dan pemanggilan orang tua bagi siswa yang tidak menjaga dan menjunjung tinggi nama baik sekolah.

     

    1. LARANGAN-LARANGAN
      1. Siswa/i dilarang mencuri

    Sanksi

    :

    • Satu kali surat peringatan dan pemanggilan orang tua
    • Dua kali siswa langsung dikeluarkan
    1. Siswa/i dilarang berkelahi, di lingkungan sekolah selama jam sekolah, ataupun di luar lingkungan   sekolah setelah jam sekolah dengan menggunakan atribut/seragam sekolah

    Sanksi

    :

    • Satu kali peringatan keras, penyelesaian bersama orang tua siswa yang bersangkutan dan siswa membuat pernyataan tidak mengulangi perbuatan yang sama dan diketahui orang tua.
    • Dua kali siswa dikeluarkan dari SMA Kristen Mercusuar
    1. Siswa/i dilarang makan dan minum di dalam kelas pada waktu proses belajar mengajar berlangsung.

    Sanksi

    :

    Teguran dan dikeluarkan dari kelas

    1. Siswa/i dilarang berada di dalam ruangan kelas pada waktu pagi sebelum apel pagi.

    Sanksi

    :

    Teguran oleh guru piket

    1. Siswa/i dilarang mendengar musik di dalam kelas pada saat Kegiatan Belajar Mengajar berlangsung

    Sanksi :    Teguran oleh guru, Hp, Ipad atau Laptop disita.

    1. Siswa/i dilarang memelihara dan mewarnai kuku. Bagi siswa perempuan tidak diperbolehkan menggunakan make up yang berlebihan dan tidak diperbolehkan membawa cat kuku ke sekolah.

    Sanksi

    :

    Teguran dan tindakan langsung (penyitaan) oleh guru.

    1. Siswa/i dilarang membawa gel dari rumah dan memakainya di sekolah

    Sanksi

    :

    Teguran dan tindakan langsung (penyitaan) oleh guru

    1. Siswa/i dilarang memakai perhiasan di sekolah, kecuali anting/subang (bagi anak perempuan) dan hanya satu lubang tiap telinga dan jam tangan serta dilarang menindik hidung dan bagian tubuh lainnya.

    Sanksi

    :

    Penyitaan oleh guru dan memanggil orang tua

    1. Siswa/i dilarang menggunakan topi bebas (bukan topi sekolah) di lingkungan sekolah.

    Sanksi

    :

    Teguran dan tindakan langsung (penyitaan) oleh guru

    1. Siswa/i dilarang memakai jaket  di dalam lingkungan sekolah, kecuali dalam keadaan sakit.

    Sanksi

    :

    Teguran dan tindakan langsung (penyitaan) oleh guru

    1. Siswa/i dilarang membawa uang saku/transport yang berlebihan.

    Sanksi

    :

    Penyitaan dan pemanggilan orang tua

    1. Siswa/i dilarang membawa barang-barang yang tidak ada hubungannya dengan pelajaran atau pakaian seragam cadangan.

    Sanksi

     

    :

    Siswa ditegur dan barangnya disita (Sekolah tidak bertanggung jawab terhadap kehilangan)

    1. Siswa dilarang membawa, menyimpan dan menghisap rokok, minuman keras, dan senjata tajam ke sekolah

    Sanksi

    :

    • Satu kali pemanggilan orang tua dan diskorsing selama 3 hari
    • Dua kali, siswa dikeluarkan
    1. Siswa dilarang mengkonsumsi minuman keras di dalam dan di luar lingkungan sekolah, pada jam sekolah dan di luar jam sekolah.

    Sanksi : Yang ketahuan atau kedapatan langsung dikeluarkan.

    1. Siswa dilarang membawa, menyimpan, mengedarkan, dan menggunakan obat-obat terlarang ke lingkungan sekolah.

    Sanksi : Langsung dikeluarkan dan diserahkan kepada pihak yang berwajib.

    1. Siswa dilarang membawa, menyimpan dan mengedarkan video porno, gambar, foto dan bacaan porno.

    Sanksi

    :

    Langsung dikeluarkan dan diserahkan ke pihak yang berwajib

    1. Siswa dilarang menghapus, mengubah, dan merusak pengumuman-pengumuman di papan pengumuman.

    Sanksi

    :

    Teguran oleh guru dan kewajiban memperbaiki semua seperti semula.

    1. Siswa dilarang menulis/mencoret-coret dan merusak fasilitas sekolah seperti: meja, kursi, tembok dan lain-lain.

    Sanksi

    :

    Pemanggilan orang tua dan mengganti atau memperbaiki barang yang dirusaki.

    1. Siswa dilarang menyembunyikan barang-barang teman/orang lain, mencoret-coret/menulisi (barang/badan) diri sendiri maupun orang lain. Seperti: tas, buku, sepatu, pakaian.

    Sanksi

    :

    Pemanggilan orang tua dan mengganti barang yang rusak/hilang.

    1. Siswa dilarang berada di lingkungan sekolah (ruang kelas) setelah jam sekolah atau sekolah berakhir.

    Sanksi

    :

    Peringatan dan pemanggilan orang tua

    1. Bagi siswa yang berpacaran, dilarang “mojok” pada tempat-tempat tertentu (ruang kosong, di dalam kelas, sudut/ pojok yang sepi, dll) di lingkungan sekolah.

    Sanksi

    :

    Peringatan dan pemanggilan orang tua

    1. Siswa tidak boleh melakukan tindakan, perbuatan asusila yang melanggar norma kesopanan, agama, kesusilaan, sosial, hukum seperti pergaulan bebas, terlibat tindakan criminal, di dalam maupun diluar lingkungan sekolah.

    Sanksi

    :

    Siswa langsung dikeluarkan dan diserahkan ke pihak berwajib

    1. Siswa dilarang berada di lokasi warnet, biliard, PS atau pertokoan dengan memakai baju seragam pada jam sekolah maupun setelah jam sekolah.

    Sanksi

    :

    • Bagi siswa yang tertangkap oleh POL PP atau pihak berwajib, satu kali orang tuanya dipanggil dan peringatan keras oleh pihak sekolah
    • Dua kali, siswa dikeluarkan
    1. Siswa dilarang membawa kendaraan roda 4 ke sekolah.

     

    1. LAIN-LAIN

    Hal-hal yang terjadi di luar tata tertib ini, merupakan kebijakan pihak sekolah.

     

     

                                                                                                    Mengetahui,

                                                                                                    Kepala Sekolah

                                                                                                         

                                                                                       

                           

     

                                                                                                    Drs. Soleman Dapa Taka, MA

                                                                                                   

     

    Catatan :

    *)

    1. Masa skorsing siswa dinyatakan alpa.
    2. Siswa yang mendapat skorsing tetap hadir ke sekolah sesuai dengan jadwal yang ada, tetapi berada di ruang BK untuk mendapat pembinaan.
    3. Pengecualian bagi siswa yang melanggar tata tertib berbicara, akan mendapat skorsing tinggal dirumah untuk dibina oleh orang tua.